Eid Mubarak again and again

Assalamualaykum warahmatullah kepada semua.

Well, setiap kali Eid Mubarak, maka ramailah akan membuat rumah terbuka, atau jamuanlah senangnya. Maka berbondong-bondonglah kita memenuhi rumah kawan kita... in fact, saya sendiri pun buat open house, pertama kali dalam sejarah hidup saya. Memang pening kepala sebab tak terlayan tetamu yang hadir dek banyak kerja di dapur. Haa... padan muka.

Hmmm... Sebelum ini hanya datang makan saja di rumah-rumah orang. Jadi di sini juga saya nak ucapkan terima kasih kepada yang hadir, semoga anda berpuas hati dengan layanan dan makanan yang dihidangkan. Bagi yang tidak sempat hadir, jemput-jemputlah datang lain kali... eh?

Tapi kan, tatkala tengah sibuk beraya, pernahkah kita terfikir,

"Eh, ini bercampur tak ingat sangat nih..."

Yang bercampur sangat ini bukanlah percampuran lauk pauk seperti antara lodeh dengan kari kambing yang kita jamah sehingga kenyang di jamuan yang kita hadiri, atau pun minuman seperti air sirap bandung dengan lai chi kang, tetapi itu lah dia lelaki dan perempuan... ishh ishh ishhh...

Please take note that benda is nothing to do with the so-called gender equality seperti yang sesetengah orang Islam kita, atau pun orientalis, atau pun siapa-siapalah sajalah yang laung-laungkan. Malah itu namanya mencari modal nak pertahankan pada pendapat saya. Kalau nak faham mengenai gender equality, mari kita baca karya Jamal Badawi - Gender Equality in Islam. Kemudian bila dah baca, jom kita diskas.

Dan, benda ini juga nothing to do dengan katanya sesetengah orang bahawa - "Isssshhhh gila sombong mamat or minah ini, open house die, die tak ajak pun...". Fikirlah, siapakah yang sombong sebenarnya? Atau apa ertinya sombong dalam situasi begini? Mungkin perkataan sombong langsung tidak wajar digunakan dalam ayat di atas!

Dan, kalau boleh mari kita hayati balik objektif Eid Fitri, seperti yang dicoretkan dalam mailing list PPIMI yang saya subscribe... "the spirit of eidul fitri is celebrating our happiness having had the oppurtunity to fast and beribadah di bulan ramadhan, prohibiting ourself from fullfilling our nafsu hoping that we can stay in that way, being a true muslim who can control his lust until the next ramadhan insyallah".

Dan yang terakhir, kita pun harus sedar, niat tidak menghalalkan cara. Tidak pernah diajar oleh Islam untuk merapatkan talian silaturrahim, dan ukhwah serta nak berdakwah supaya kita semua faham Islam belaka (masha Allah, bagusnya niat...); kita kena bercampur gaul. Full stop.

Akhirul kalam, Salam Aidilfitri - Maaf zahir batin, saya pun hanya seorang manusia. Silap buat juga. Salah memanglah ada. Atas sebab tiba-tiba terspark off untuk taip, maka references pun tade...

Wallahua'lam.

Eid Mubarak again

Malaysian Embassy & MSD Aidil Fitri and Deepavali Open House



The Preparation:

Image hosted by Photobucket.com

//Mustaza zoomed by with Pakcik Yusuf's sumptous curry



Image hosted by Photobucket.com

//Hygiene was at its best, was it not?



The Climax:

Image hosted by Photobucket.com

//The dignitaries - our ambassor & wife, plus the education attache



Image hosted by Photobucket.com

//Makan time - but don't forget to smile! (Asyraff & Syafiq Ayman)



Photo, photo, photo!

Image hosted by Photobucket.com

//Everyone was in the scene like this...



Image hosted by Photobucket.com

//Brothers I



Image hosted by Photobucket.com

//Brothers II, with yours truly in



Image hosted by Photobucket.com

//Jawad & Ahmad of UCD ISOC were there too!

Eid Mubarak!

Eid Mubarak - for all the hardship we've been through, but bear in mind... that was a pinch was it not?

Image hosted by Photobucket.com
//Image from Muslim Directory UK

This year's eid is definitely a memorable one I suppose...

Referred pain

Ever since the Pakistani earthquake took place, fundraising activities mushroomed. It soothes the heart as you see it with your very eyes - everyone scrambled to give an aid.

May I relate this as analagous to 'referred pain' concept that I've learned here?

Over here in Dublin, we have fundraising activities, mostly organised by mosques, student societies, and individuals as well. Recently we had one charity iftar in RCSI. Then, the UCD people organised charity iftar PLUS, yes a capital plus, One Day National Fast (ODNF).

Now, what's the fuss about ODNF?
http://www.fosis.org.uk/iap/coordination.htm

Hmmm... GMIT, NUI Galway & UCD, I suppose more than EUR5k. Masha Allah... RCSI is about EUR800, but our friends up north in Belfast (Queen's University of Belfast) managed to collect a whopping GBP15k!!!

Then, how about TCD & NCI? Not yet. They're having the iftar today (Thursday) and tomorrow (Friday) respectively. Pray for their success eh?

Surely fundraising activity left alot of lessons to those who are involved. Even I am, got something to give a thought about... although it is quite bitter for me.

In a mailing list I'm subscribed to, I came across a true story that took place in of the college that participate in raising up the money - 2 people came up with EUR5k plus in no more than 2 days! How did they do it?

Well, they informed their college chaplain about their iniative. Then he triggered off the chain reaction by getting the news across the departments and offices in the college - so basically everyone from receptionist to the dean were aware that a fundraising is taking place. On the day, lecturers made announcement in classes to call for donations... Masha Allah! So everyone pour their euros in... and there you go - EUR5k plus for the earthquake.

And so one brother quoted : "The generosity of the Irish never fails to amaze me..."

Okay, now I've got few photos to share - UCD Islamic Society "One Day National Fast" Iftar.

Image hosted by Photobucket.com
//It began with the recitation of verses from the holy Quran - Asyraff

Image hosted by Photobucket.com
//Then, followed by azan of Maghrib. Pin drop silence for a few moments... instantly gone with the chatter...

Image hosted by Photobucket.com
//Everyone's having a meal, lest not forget those who are starving at ground zero...

Image hosted by Photobucket.com
//Oh yes, we have a lecture on Saturday too, are we not?

Image hosted by Photobucket.comLast but not least, Bidadari Besi II is up now. Actually I & II are a whole lot, it is just happen to split it into two.

- Bidadari Besi II, kindly go to here.
- Bidadari Besi I, point your browser to here.

Also, please spare some time to go through the publisher's website, As-Syaamil @ Ekuator, as there are alot more good comics!

Insha Allah, Bidadari Yang Berduka is soon to be uploaded.

How are things at ground zero?

Go to : http://www.iamalik.com

Subhanallah, I wish I could do the same.

Ramadan, apa buat?

Baca : Ramadan - Separuh Masa Kedua Piala Taqwa di saifulislam.com.

1o malam terakhir sudah pun dekat. Selalunya orang dah sok sek sok sek tentang nak beriktikaf di masjid. Jadi kenalah tanam azam... tak begitu?

Image hosted by Photobucket.com
//Berbuka bersama rakan di Dublin Mosque

"Yeah brother... come on, make 5 please!"


"Food is only for 5 people...."

"Say Bismillah brother... here's yours!"

Begitulah kemeriahan berbuka puasa di Dublin Mosque. Berbuka percuma bukan pokoknya, tapi keindahan suasananya. Terasa sangatlah aman dan tenteram... serta sedap yang amat sangat, dek kelazatan ayam Tandoori Pakcik Yusuf kita.

Selepas berbuka percuma, kenalah bersedekah. Allah dah limpahkan rahmat dan rezeki untuk kita, maka wajiblah kita untuk kongsi dengan orang lain. Jadi, jom sedekah! Untuk masjid. Untuk sahabat kita di Kashmir sana. Untuk orang Palestin. Untuk warga Chechnya....

Image hosted by Photobucket.com
//Rembatan kencang semasa futsal

Walaupun Ramadan, senaman tetap ada. Orang-orang terdahulu berperang - Badr, Fathul Makkah, dan lain-lain. Belum masuk Salahuddin Al Ayubi lagi. Takkan kita keletihan saja, eh?

Cuma kalau difikirkan kembali, patutnya berpuasalah menambah kekuatan kita tak begitu?

Image hosted by Photobucket.com
//Di RCSI Prayer Room

Selain itu, khatamkahlah Quran.

Sehari sejuzuk.

Setiap kali selepas solat fardhu 4.5 muka.

Dah baca, lihatlah terjemahan dan tafsirnya. Barulah faham. Barulah terasa bahawa Al-Quran itu merupakan petunjuk dan panduan untuk kita.

Di online ada Fizilal dan Ibn Kathir - jom tengok nak?

Selain itu, cuba buka balik Raheeq Al-Makhtoum, atau sirah Nabawiyah. Di bulan yang baik ini, banyak ganjarannya. Moga-moga Allah merubah hati kita ke arah jalan ketaqwaan...

Dan, di sepuluh malam terakhirlah kita kunci jam loceng supaya boleh bangun malam. Cuba fikir balik, berapa kali aku dah bangun malam dalam Ramadan ini?

Yang penting, kejarlah ganjaran malam Lailatul-Qadr, bukannya malam Halloween...


Image hosted by Photobucket.com
//Inqilab!!! Revolusi!!!

Ingatlah, bulan Ramadan inilah kita memperbaharui diri kita. Yang buruk kita buang. Yang dah kemas, kita lawakan lagi. Dan, kita anda ingin memulakan tabiat yang baru, seperti rajin membaca Quran ketika commuting, mulailah sekarang, sewaktu bulan Ramadan... bila lagi kan?

Sesungguhnya peringatan ini lebih layak untuk orang yang menaip, dari orang yang membrowse blog ini...

Wallahua'lam.

Ramadan's Galore

Assalamualaykum & greetings.

Ramadan is truly a blessed month. Deeds are multiplied. Shaytan are chained. Gates of Heaven is wide open. But trials & tribulations never end... as a test from Ilahi, to harden your faith up to the highest level possible.

Well, in Dublin we're having Tarawih spree here and there. There are many tarawih places here - Dublin Mosque, Clonskeagh, Barry & Sons, RCSI Prayer Room, and a whole lot more in other suburbs.

It is wonderful to have iftars at the mosque (not because it is free), for its atmosphere of brotherhood.

It is just so wonderful to meet your fellow classmates in tarawih places with smiles and warmth of the ukhuwwah.

It is more wonderful to have your fellow classmates to tasmi' your recitation of Quran.

And, it is more, more wonderful to have your fellow classmates to keep reminding you to prepare for the i'tikaf later on during the last 10 nights of Ramadan...

Hmm... I just pray that this Ramadan is the best Ramadan I ever had.

Wallahua'lam.

Image hosted by Photobucket.com
//Brother Moez Masoud @ "I'm a Muslim, get me out of here" organised by FOSIS Ireland

Image hosted by Photobucket.com
//28 years ago - can I? I can!

Image hosted by Photobucket.com
//A good book - we have the ultimate guidance, yet we have not make full use of it

Image hosted by Photobucket.com
//Two people, one vision - Datuk Chua Soi Lek & Lucas of PMCSA

Image hosted by Photobucket.com
//Dubliners

Image hosted by Photobucket.com
//Sambutan Pelajar Baru @ RCSI, brought to you by PPIMI

Seeing world in B & W

Image hosted by Photobucket.com
//Firdaus Aberdeen berdoa...

Image hosted by Photobucket.com
//Baca pakcik jangan tak baca...

Image hosted by Photobucket.com
//Call rate or countries up for sale?

Kami Bukan Teroris

Assalamualaykum warahmatullah & greetings,

Fuh... akhirnya dah nak balik. Persiapan? Hmmm... okay lah rasanya. Barang-barang lebih kurang dah sedia, cuma kena beli-belah sikit... seperti stetoskop dan tukul patella (ish betul ke?) dan tinggal beg yang masih belum dibeli. Beg yang sedia ada telah berusia 20 tahun lebih, pusaka pakcik aku dan nampaknya dalam keadaan nazak - bila hentak sikit terbuka terus... (memang pernah terburai di Heathrow 2 tahun lepas... kurang asam sungguh!) tak ke memeningkan kepala? Kalau terburai di tengah-tengah Heathrow (lagi)? Habislah segala harta karun aku... Maka wajarlah aku membeli beg yang baru...

...

Dalam suasana kekelaman nak pulang, jom kita dengar nasyid yang menaikkan semangat sikit. Biar beliak sikit biji mata...

Kami Bukan Teroris - IRA

Hamas teroris? Yeah right...Kami bukan teroris
Kami hanya aktivis
Kami cinta perdamaian
Berpedoman pada Al-Quran

Islam bukan teroris
Jangan sampai apatis
Kezaliman penindasan
Bertentangan dalam Islam
Ha...

Kami bukan teroris
Seperti kaum zionis
Islam rahmat seluruh alam
Yang menegakkan kebenaran

Islam bukan teroris
Semua rekayasa yang sadis
Fitnah juga penghinaan
Untuk menjatuhkan Islam
Jihad jihad fi sabilillah

Laa ilaaha illallah...

Pengorbanan dalam jihad
Bukti suatu kebenaran
(Jihad jihad fi sabilillah)
Bersatulah umat Islam
Menghadapi kaum kuffar
(Jihad jijad fi sabilillah)

Nasyid di atas memang mantap... pergh... ini dapat di Medan semasa singgah dahulu... nama kumpulan pun IRA, memang digam terus kalau tiba di Malaysia...

...

PETRONAS Reorientation photos dah ada. Sunathon 2005 pun ada. Bidadari Besi ada juga. Lambaian Meulaboh? Biarlah siap coretan barulah diupload foto-fotonya...

Shhh... lagi

I'm off for a while - going back to Semerah. Tak sabar jumpa sanak saudara...

Buat masa ini:

Aksi 2 orang
Bidadari Besi 2 - tak habis scan lagi. Bidadari Yang Berduka seterusnya...

Also, I have a good news. My laptop is up and running now, like never before! Lots of treasure (yeah right) inside the crawling slow hard disk are to be saved soon...

To Irwan, Anonymous, Ayam : Insha Allah I will upload more photos (PET Reorientation) after I am back in KL on Sunday. Please bear with me eh?

...

Bulan Syaaban. Bulan Ramadan. 2 bulan yang istimewa - masa inilah nak gandakan apa-apa yang patut. Hmm... ada lah belek-belek NLP (Neuro Linguistic Programming). Katanya - dalam masa sebulan ini kita harus merubah tabiat dan rutin... sebulan adalah masa yang cukup untuk mendapatkan momentum perubahan. Kalau kantoi, lagi tinggi chances rutin itu menjadi impian belaka...

Shhh...

Assalamualaykum warahmatullah & greetings,

Hari ini UPSR bermula - semoga berjaya adik-adik semua... insha Allah kejayaan di dalam tangan. Aku? Cuti cuma tinggal sebulan. Literature review - separuh, powerpoint kuiz tasawwur Islam - tiga suku, first proffesional exams, dan lain-lain...

Khawla binti Azur
Siapakah Khawla binti Azur? Jeng jeng... beliau adalah antara wanita-wanita di kalangan sahabat Rasulullah yang wajar dicontohi. Banyak sebenarnya wanita-wanita yang menjadi legenda dalam sirah, seperti Asma' bint Ziyad dan Nusaibah bint Kaab... Yang lainnya, Khawla telah berpakaian seperti seorang pria untuk menyertai angkatan Khalid Al-Walid. Beliau memang tangkas dan pantas ketika bertarung (lawan pedang ooo...) untuk menyelamatkan adiknya Dirar bin Azur yang ditawan tentera Roman. Nak tahu kisah selanjutnya? Baca dulu komik ini...

Bidadari Besi - Khawla binti Azur

Hmmm... industri penerbitan Islam di Indonesia rasanya lebih jauh ke hadapan. Kita di mana ya? Insha Allah we'll keep up the pace soon.

Nik : the link is here. Right click, and save the link as...

Merdeka, tapi masih dijajah II

Tatkala menjejaki taman KLCC, sayu dan perit hati melihat tingkah pemuda-pemudi kita sekarang. Terkesima, dan terkedu. Membisu terus. Tak tahu nak cakap macam mana dah. Jauh di sudut hati, rasa macam dah cukup syarat nak turun bala - na'uzubillah...


//KLCC yang indah di malam merdeka.


//Di kaki KLCC, argh!


//Apa fasal ramai sangat nih?


//Lagi orang ramai di taman KLCC.


//Pemandangan menyakitkan mata, melukakan telinga dan membuat hati menangis kehampaan...

Sukalah saya memetik kata-kata Ust Masrini dalam forum malam tersebut (lebih kurang macam inilah) - "Kalau awak tengok, memang parah, bukan parah lagi, memang dah nazak, tinggal nak mati je! Di JAKIM, 100,000 permohonan kes murtad untuk tahun 2001. Sekarang? Menimbun lagi! Anak zina; puluhan ribu di Jabatan Pendaftaran Negara!"

"Merdeka hape namanya kalau ramai jadi anak lembu? Tahu anak lembu? Itu dia gadis belia kita. Dijadikan taruhan mat-mat rempit, lepas menang dilanyak puluhan orang di jirat cina. Merdeka hape namanya?"

"Merdeka hape namanya kalau minum arak macam minum air teh tarik?"

Malam itu juga, PERKID (rujuk laman web di sini) menanjurkan misi turun padang - dakwah di medan. Peserta-peserta kebanyakannya mahasiswa-mahasiswi IPTA dan IPTS. Adalah dalam puluhan yang hadir.

Image hosted by Photobucket.com
//Taklimat mengenai approach, do's and don'ts dan autoriti relawan-relawan yang terlibat.

Image hosted by Photobucket.com
//Ust Masrini dan peserta-peserta muslimat.

Image hosted by Photobucket.com
//Sewaktu ditemuramah oleh wartawan dari KOSMO! dan beberapa akhbar lain (tak berapa ingat).

Image hosted by Photobucket.com
//Berbincang mengikut kumpulan strategi dan cara approach - panoramic shot.

Image hosted by Photobucket.com
//Kami sayang anda wahai muda-mudi... kami peduli anda!

Berdasarkan perancangan, tempat yang bakal dilawati ialah Bukit Bintang (Sultan Ismail sekali), Dataran Merdeka, dan Bangsar (Telawi). 3 lokasi ini adalah titik panas kemeriahan malam muda-mudi bukan saja sewaktu malam merdeka, malah malam-malam lain juga, termasuklah malam Ramadhan, dan barangkali malam Lailatul Qadr! Inilah maknanya merdeka?

Image hosted by Photobucket.com
//Mula berangkat ke destinasi... labbaik humma labbaik...

Image hosted by Photobucket.com
//Menuju ke Bukit Bintang - Bintang Walk, Lot 10, etc.

Image hosted by Photobucket.com
//Tiba sudah... jom beraksi!

Memang meriah 'nightlife' malam merdeka - masih 'mild' jika dibandingkan dengan malam tahun baru di KL ini... malangnya yang mengimarahkannya adalah muda-mudi, yang menjadi pelapis masa depan agama dan negara kita. Hancur muda-mudi, hancur kita. Jadi tugas kita yang dah tahu, kenalah tarik orang-orang yang dah tahu, yang pura-pura tak tahu, dan orang yang tak tahu.

Pada saya, tidak ada kebaikannya menikmati 'nightlife' ini. Hentikan kerja tour-tour di Telawi, Uptown, Sultan Ismail, Kg Baru, Bukit Bintang, belakang Ampang Point, KLCC, Dataran Merdeka, dan lain-lain tempat yang tak terhabis untuk disenarai di sini. Ingat: Malamlah untuk berehat dan beribadah. Malamlah untuk bersama keluarga tercinta. Malamlah untuk mengulangkaji pelajaran. Memang cukup hiba dan gulana melihatkan fenomena 'nightlife' ini...

The root of all these adalah dari hati yang tak merdeka. Tidak merdeka dari nafsu. Mengikut telunjuk subconcious kita yang cenderung ke arah benda-benda negatif. Memang dari segi fizikal, ya kita sudah merdeka; dari penjajah tanah air kita. Sepatutnya, kita bersyukur sepenuhnya, sebab kita sudah cukup satu syarat bagi mencapai kemerdekaan hakiki. Malang seribu kali malang, dari aspek rohani, jauh panggang dari api. Makin menjadi-menjadi. Dari tahun ke tahun. Semasa merdeka dahulu banyak yang dah rosak. Kini, dah barai dibuatnya.

Apa yang terjadi adalah sama seperti cerita berikut : Ada seorang pekebun durian. Dusunnya luas. Pokoknya banyak. Baka baik lagi.

Bila tiba musim berbunga, tuan punya kebun tersenyum kesyukuran melihatkan bunga-bunga pokok durian. Pada masa yang sama, banyaklah serangga yang datang untuk mengahwinkan pokok durian jantan dengan betina... dan termasuklah sekali serangga parasit.

Akhirnya musim buah dah. Banyaklah durian yang gugur. Buahnya lawa-lawa dan elok-elok belaka. Bila dikopek-kopek, SEMUA buah durian tuan pekebun berulat di dalamnya...

Begitulah juga kemerdekaan kita. Memang cun dari luar. Tapi di dalam, berulat habis...

Akhirul kalam, saya sudah kehabisan kalimah dan ayat - selamat memerdekakan diri.