Kenangan kartun Dilbert

Dilbert.com

Bureaucracy made ridicilously simple.
...

Dilbert.com

This is what happening in some companies in this very Bolehland.
...

Dilbert.com

I hope they will reevaluate the Eurocopter deal. Yes, the Cougar seems so alluring, but is it really that expensive?

...

Dilbert.com

Do not bite off more than you could chew.

Dilarang membuang kucing di kawasan hospital



Kucing menjadi tempat beristirehat si Toxoplasmosis sebelum ia menyusup masuk ke dalam tubuh anda, dan menimbulkan pelbagai masalah...

Asian Gaelic Games @ Padang Polo, Pulau Pinang

Pertama kali memanfaatkan 70-200mm f/2.8 ED VR II yang melenguhkan. Taubat sungguh. Belum campur nak proses ribuan foto yang telah diambil!

Padang Polo menjadi mini-Dublin sepanjang hujung minggu - ya Guinness pun ada. Kalau boleh tak nak ia ada dalam frame...



















Sebenih Doa Buat Istanbul



Sebenih Doa Buat Istanbul

Kau seorang tua berwatak hiba, Istanbul,
saat menjemputku menjinakkan kunjungan
ke kota atma
yang dilumuri kenangan.

Katakau, kita adalah sahabat batini dan ruhi,
jua keakraban tauhid dan rabbani. Lalu
sesudah Subuh di Sultanahmet, kauhidangkan
segelas cinta Uthmaniyah.
Sungguh, tak terhirup manisnya sejarah
yang terbancuh antara keras Theodosius
dan ramah segaris Bosphorus.

Di situ kau masih
seorang tua berwatak piatu, Istanbul.
Saat merangkul Hagia Sofia kutahu
ada ketar yang membengkak di dada itu.
Sudah terlalu lama kau menghirup pedihnya
aroma sekular yang meracuni camar-camar Eminonu
juga iklim materi
yang terlalu keras untuk masjid-masjidmu.
Telahpun tenat segala angin dan rumput,
juga batu dan manusia
terhunus sebilah sihir Attaturk
yang buas mengoyakkan roh tawaduk.

Seperti kau, aku juga perindu yang tegar
menunggu kekasih masa lalu; seorang Al Fateh
yang menyalakan matahari di tanah khazanah
juga meranumkan ibadah di kebun Eropah.
Betapa luka generasi yang tertanam
di dalam doa panjangmu
menitis darahnya
ke pakaian kalbuku.

Dan fajar itu di pinggir Marmara
kusegarkan sebenih doa paling hijau
zaman yang menyirami
biar bertumbuh generasi dengan degup Kavakci.

Mari Istanbul, hari masih pagi.
Sama-sama kita nanti tibanya angin revolusi.


Fahd Razy
Islambul, Turki.
Disember 2006

On hiatus



I'll be taking a short nap...

Fear & Greed



Picked up from Pakdi.my

Asian Gaelic Tournament - The PUMAs

This is the first time Penang (or in fact, Malaysia) hosting something this big.

I'll be shooting - though I'm not a pro. Cuba sajalah!

So please remember to set it to Auto Focus - Continuous... but surely it will drain the battery alot faster...

Okay, here's what I've got so far. All abit of cropping.