Duka Acheh, Luka Kita

Duka Acheh, Luka Kita. Begitulah, terkesan sungguh di hati. Kalau pun tak menitis air mata, sesungguhnya mata hati tetap bergenang.

Bila terimbau kembali lawatan-lawatan ke pengungsi-pengungsi, kawasan bencana, serta masjid-masjid yang dilanda tsunami; rasanya tak terkata langsung. Sangat-sangat memprihatinkan. Kelu lidah. Kelam mata. Kaku jari-jari.

Cari-carilah buku Duka Acheh, Luka Kita - nukilan Riduan Mohamad Nor.

Maha Suci Allah, Tuhan sekalian alam.

No comments: