Dalam duduk jauh-jauh ini, kalau teringat kampung halaman, pastinya ingat mak yang ada di rumah.
Dalam duduk mengulangkaji pelajaran, pastinya ingat mak yang suruh belajar pandai-pandai.
Dalam duduk makan mi segera, pastinya ingat emak yang selalu masakkan ikan tenggiri masak asam pedas, atau selalu marah kerana cerewet sangat makan.
Dalam duduk baca Quran di ceruk masjid, pastinya ingat mak yang dulu merotan pasal malas baca Muqaddam.
Dalam duduk dengar tazkirah dari brother Pakistan, pastinya ingat mak yang selalu beri nasihat yang amat, amat, amat berguna.
Dalam duduk dengar lagu mp3 atau melayan kartun banyak-banyak pastinya teringat mak yang selalu pesan jangan sia-siakan masa.
Dalam duduk melayan kanak-kanak di sini, pastinya ingat mak yang dulu pun layan kita juga semasa kita kecil.
Dalam duduk memakai kasut sebelum ke kuliah, pastinya ingat mak yang dulu suruh cepat-cepat siap takut tertinggal bas ke sekolah.
Dalam duduk berjalan-jalan menikmati kehijauan alam, pastinya ingat mak yang dulu menemankan berjalan di padang di waktu petang.
Dalam duduk mendengar kisah kejiwangan kawan, pastinya ingat mak yang pesan mana ada 'couple-couple' dalam Islam.
Dalam duduk menghiris bawang di dapur sehingga mengalir air mata, pastinya ingat mak, yang air matanya tak semurah kita punya...
...
Who should I give my love to, my respect & my honor too?
Who should I pay good mind to, after Allah, and Rasulullah?
Comes your mother,
Who next? Your mother.
Who next? Your mother.
Who next? Your mother.
And then your father...
Download :
Rashid A. Bikha - Your Mother (from Yusuf Islam & Friends)
...
Say Alhamdulillah,
Thank you Allah,
Thank you Allah for my mother...
No comments:
Post a Comment